Site Loader
Berbagai donasi yang akan dibagikan (Foto oleh: Dyta Nabilah)

Menurut data UNESCO, minat membaca anak-anak di Indonesia hanya 0,001%.  Maka dari itu, dibutuhkan perhatian dan langkah lebih lanjut untuk merubah minat membaca pada anak. Hal ini pun mendorong Himpunan Mahasiswa Jurnalistik (HMJ) Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran membuat sebuah kegiatan amal untuk meningkatkan literasi membaca. Acara ini dinamakan “1001 Buku HMJ” yang diselenggarakan pada Selasa (27/10) di Panti Asuhan Sinar Fadilah, Rancaekek, Jawa Barat.

Akibat adanya Pandemi CoviD-19,, “1001 Buku HMJ” tidak bisa melangsungkan acara dengan durasi yang lama. Maka dari itu, panitia  acara ini berbagi kebahagiaan dengan anak-anak di panti asuhan Asuhan Sinar Fadillah itu hanya sekitar satu jam.. Acara diisi dengan sambutan, games tebak novel dan lagu, menyusun buku bersama, pemberian plakat, pemberian makanan dan souvenir, serta pembacaan do’a yang dipimpin Kepala Desa Sukamanah.

Dalam acara ini, HMJ mengumpulkan donasi buku dan uang untuk diberikan. Pada panti asuhan tersevut.Tak disangka, donasi bisa terkumpul sebanyak Rp 2.819.000 dan 260 buah buku. Uang yang terkumpul pun disalurkan untuk membeli 2 rak buku, 50 Paket McDonalds,, 50 Paket snacks, 50 Masker, 50 Botol tumbler, plakat, banner. Sedangkan sisa uangnya digunakan untuk berbagai kebutuhan di Panti Asuhan Sinar Fadilah.

“Kami selaku pengurus panti juga banyak-banyak terima kasih. Soalnya jarang ada orang baik yang mau menyumbang ke panti kami,”  ujar pengurus Panti Asuhan Sinar Fadilah.

Pemberian makanan, masker, dan tumbler (Foto oleh: Dyta Nabilah)

“1001 Buku HMJ” memang sudah terlaksana setiap tahunnya oleh Divisi Hubungan Masyarakat (Humas) HMJ. Namun, tahun sebelumnya donasi diperuntukkan untuk perpustakaan di sekolah dasar sekitar Jatinangor. Karena adanya pandemi, HMJ pun memutuskan untuk membangun pojok bacaan di panti asuhan. Kegiatan amal ini pun menjadi wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat sekitar.

“Awalnya pusing dan takut yang donasi tuh dikit. Terus, bingung lagi corona gini harus ngapain. Takut garing dan nggak seru. Tapi ya sudah karena anak-anak Humas yang jadi panitia 1001 Buku HMJ ini keren-keren dan semangat semua akhirnya sukses juga,” ungkap Jasmine sebagai Ketua Pelaksana acara tersebut.

Adapun tahun ini, tema yang diusung ialah “book is a passport to countless adventures”. Dalam hal ini, membaca diibaratkan seperti membuka jendela dunia. Tanpa buku, kita tidak dapat melihat seperti apa wujud dunia selain yang berada di sekitar. HMJ berharap dapat memberi pesan positif kepada anak-anak bahwa di tengah situasi pandemi yang serba terbatas ini, mereka tetap dapat berkelana melihat dunia luar melalui buku.

Penulis: Dyta Nabilah

Editor: Indah Evania Putri

Sibiru

Media mahasiswa Jurnalistik Fikom Unpad! Di bawah naungan Himpunan Mahasiswa Jurnalistik (HMJ), kami siap berbagi opini tidak penting biar kami kelihatan rada aktif nan intelek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *